Berita  

Berakhir Kisruh, Mahasiswa UIN Rafa Palembang Minta Oknum Sekuriti Kampus Meminta Maaf

Istimewa
banner 120x600

Selain PMII, HMI juga angkat suara mengecam tindakan kekerasan tersebut. “Keluarga Besar HMI mengutuk keras kejadian tersebut dan meminta kepada Rektor UIN Raden Fatah Palembang agar memecat dengan segera satpam yang telah menodai dan melukai hati Keluarga Besar HMI UIN Raden Fatah,” tegas Ketua Umum Koorkom HMI UIN Raden Fatah, M. Syahidallah.

Sementara itu, Wakil Rektor III UIN Raden Fatah Palembang, Dr. Hj. Hamidah, M.Ag., menyatakan bahwa tindakan pihak keamanan merupakan bagian dari upaya melindungi pimpinan kampus. Ia menegaskan bahwa tidak ada niatan untuk menggunakan kekerasan.

“Ya itukan melindungi, mungkin sore tadi bu rektor mau lewat,mereka mau menghadang ibu rektor jadi sifatnya mereka melindungi pimpinan, tidak ada lain karena kan tugas mereka menjaga pimpinan, ga ada kekerasan itu ga ada,” tegas Hamidah.

Diketahui, Aksi protes ini dipicu oleh ketidakpuasan beberapa organisasi mahasiswa terhadap kebijakan pengelolaan PBAK 2023. Mereka merasa bahwa alokasi waktu dan peran tidak adil, terutama dalam Inagurasi atau penampilan organisasi di depan Mahasiswa Baru 2023.

Organisasi-organisasi tersebut, termasuk Cipayung Plus, merasa bahwa kebijakan tersebut tidak memadai dan mengabaikan peran serta mereka dalam PBAK.

“Karena ini bagian dari organisasi organisasi extra yang tidak diakomodir oleh kampus karena berdasarkan undang-undang ormawa UIN Raden Fatah sehingga yang hanya mengikuti organisasi ini adalah dari unit kegiatan mahasiswa khusus (UKMK) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMAU) serta Senat Mahasiswa Universitas (SEMAU),” tungkas Hamidah. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!