Geram! Ketua Gekrafs Palembang Sebut Pernyataan Said Didu Tuduhan Tanpa Data

Geram! Ketua Gekrafs Palembang Sebut Pernyataan Said Didu Tuduhan Tanpa Data
banner 120x600

Jakarta, OrbitSumsel – Berbagai respon nampaknya terus berdatangan terkait viralnya pernyataan Said Didu dalam program Rakyat Bersuara di salah satu Televisi Swasta yang dipandu Aiman Witjaksono pada beberapa waktu lalu.

Dalam pernyataannya, Said Didu melabeli industri Event Organizer (EO) sebagai tempat paling aman dan Kick Back paling besar adalah EO.

Bahkan dirinya juga meminta untuk Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto untuk mencabut praktik tersebut di kegiatan-kegiatan Pemerintah dan menilai adanya pemborosan anggaran hingga Rp30 triliun rupiah.

Terkait pernyataan tersebut, Pelaku Industri Kreatif maupun Pekerja Kreatif menilai, bahwa tudingan yang dilontarkan Said Didu dalam program Rakyat Bersuara di salah satu Televisi Swasta yang dipandu Aiman Witjaksono tersebut bukan sekadar kritikan, melainkan serangan terbuka yang berpotensi merusak reputasi dan keberlangsungan sektor yang selama ini menyerap jutaan tenaga kerja.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum DPC Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kota Palembang, Ahsanul Amali secara tegas menyebut pernyataan Said Didu merupakan bentuk generalisasi yang berbahaya dan tidak bertanggung jawab.

Pria yang akrab disapa Acan itu juga menilai, bahwa pernyataan yang dilontarkan Said Didu merupakan suatu tuduhan tanpa didasari oleh data-data yang jelas.

“Kalau ada korupsi, buka datanya. Sebutkan kasusnya, siapa pelakunya. Jangan lempar tuduhan besar tanpa bukti lalu menyapu bersih seluruh profesi EO, itu bukan kritik, itu framing,” kata Acan, Minggu (05/04).

Ia juga menilai, narasi tersebut juga tidak hanya menyesatkan publik, namun juga telah menghantam langsung kepercayaan terhadap industri kreatif yang sedang tumbuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!