PGRI Kabupaten Bekasi Angkat Suara Terkait Kendala Absensi Bisma Dan Kekosongan Guru Disekolah

banner 120x600

Kab Bekasi,Orbitsumsel – Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bekasi menyampaikan sikap dan aspirasi terkait keresahan anggotanya mengenai kebijakan absensi melalui aplikasi Bekasi Integrated System Management ASN (BISMA) yang berdampak pada berkurangnya Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP).

Ketua PGRI Kabupaten Bekasi, Hamdani, menegaskan bahwa pihaknya memahami keresahan para anggota. Ia meminta agar semua anggota tetap mempercayakan penyelesaian persoalan ini kepada organisasi.

“Saudara-saudaraku anggota PGRI Kabupaten Bekasi yang saya hormati, senasib seperjuangan, kami pengurus PGRI Kabupaten Bekasi dapat merasakan keresahan yang anggota rasakan. Berikan kepercayaan kepada kami untuk menyelesaikan keresahan yang para anggota alami,” ucap Hamdani di Kantor PGRI Kabupaten Bekasi.

Kami Memohon Kepada Bapak Dan Ibu Komisi Empat DPRD Kabupaten Bekasi Agar Keluh Kesah Rekan Rekan Guru Kami Dapat Di Sikapi Dengan Cepat.

Kami Sebagai Pengurus PGRI Kabupaten Bekasi Sangat Berharap Kepada Dinas Pendidikan Agar Cepat Tanggap Keluh Kesah Kawan Kawan Guru, Absensi BISMA kurang Maximal, Kini Rekan Kepala Sekolah Ajukan Usulan Guru karena Sekolahnya kekosongan Guru Responnya Lambat.

Ia menjelaskan bahwa berbagai keluhan dan curahan hati dari anggota telah diterima melalui berbagai saluran komunikasi, baik pesan singkat, telepon, maupun pertemuan langsung. Menurutnya, keresahan ini terutama muncul akibat absensi yang dianggap tidak hadir dalam aplikasi BISMA, padahal para guru tetap hadir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!