Berita  

3 Tahun Tegok APBD Rp 17,5 Miliar, K MAKI Sumsel Sebut Pembangunan Mess Kota Lubuklinggau Terkesan Asal Jadi

Gedung Mess Lubuklinggau
banner 120x600

 

“Berdasarkan insvetigasi di lapangan sepertinya pelaksaan pembangunan Gedung ini diduga asal asalan diduga dampak kurang dilakukan pengawasan oleh dinas terkait, kondisi gedung baru yang belum di gunakan terlihat lusu dan seperti tidak terawat , serta tidak adanya keindahan di sekeliling kegedung,” ujar Boni

Lanjutnya ,” Kemudian kami mempertanyakan juga anggaran pembelian lift dan puluhan AC yang sudah terpasang di senyalir pemasangannya dilakukan sebelum aliran listrik terpasang dan juga anggaran peningkatan listrik dan SLOnya ( standart layak opersional ) tidak jelas pos anggarannya ,jadi untuk ac dan lift belum di ketahui sampai sekarang alat alat tersebut bisa normal atau tidak karena waktu pemasangannya di duga tidak bisa di test coba,” pungkasnya

“ Dalam pekerjaan Pembangunan Rumah Pompa dan Sarana Prasarana Mess di tahun 2022 Di duga masih banyak pipa pipa yang mengalami kebocoran itu bisa di lihat dinding Gedung berlumut serta ada bekas air mengalir di dinding serta Pemasangan hydrant di kerjakan secara asal asalan, Selanjutnya kondisi air PAM di duga belum bisa di gunakan,karena di senyalir belum bisa mengalir ke masing masing kamar di Gedung tersebut, sehingga kamar mandi dan wc belum berfungsi,” imbuhnya

Selanjutnya ,” dalam hal ini dari hasil temuan tergambar untuk Pematangan lahan yang diduga terlihat belum optimal yaitu meliputi jaringan utilitas kompleks (saluran drainase, air bersih, listrik, Iampu penerangan luar, limbah kotoran, hydran kebakaran), Iansekap/ taman, pagar fungsi khusus dan tempat parkir,” ujarnya

“Kemudian Gedung mess patut di pertanyakan kepemilikan penyusunan rencana tata bangunan dan Iingkungan (termasuk master plan) dan studi Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL),karena di senyalir atau di duga Posisi Gedung masuk median jalan,” papar Boni Belitong. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!