seleksi bakal calon kepala desa bukan sekadar proses menggugurkan peserta tetapi merupakan tahapan penting untuk mendapatkan calon kepala desa yang memiliki kapasitas Dan integritas

banner 120x600

LBH Maritim Bahari Eka Sakti Berharap Jangan sampai ada peserta yang merasa dirugikan karena standar penilaian tidak jelas. Semua harus berdasarkan aturan dan parameter yang dapat dipertanggungjawabkan. Kalau prosesnya fair, siapa pun yang lolos harus kita hormati,” ujarnya.

Pratikno juga mengingatkan bahwa seleksi bakal calon kepala desa bukan sekadar proses menggugurkan peserta, tetapi merupakan tahapan penting untuk mendapatkan calon kepala desa yang memiliki kapasitas, integritas dan kemampuan memimpin masyarakat.

“Kita ingin Pilkades melahirkan pemimpin desa yang benar-benar punya kemampuan. Jangan sampai proses seleksi justru menimbulkan persoalan baru. Kuncinya transparansi, objektivitas dan tidak boleh ada intervensi,” pungkasnya.

( Hendri )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!