Dinkes Kabupaten Bekasi Salurkan 1695 galon air mineral untuk Warga Terdampak Kekeringan

banner 120x600

Dampak kekeringan di wilayah kerja PKM Ridogalih yaitu Desa Ridomanah, Ridogalih dan Sirnajati. Di sini, kata dia, sumber air minum berkurang bahkan kering sejak empat bulan terakhir. Dimana, sumur-sumur warga sudah tidak lagi mengeluarkan air.

“Sehingga untuk kebutuhan Mandi Cuci Kakus (MCK) saat ini mengandalkan air di aliran kali Cihoe, yang berjarak lebih dari dua kilometer dari pemukiman warga,” katanya.

Tidak sampai di situ, sumber air untuk kebutuhan sehari-hari berkurang. Dimana untuk keperluan air minum warga terpaksa harus membeli air bersih. Selanjutnya, banyak tanaman mati, terutama persawahan yang mengandalkan air tadah hujan. Bahkan, beberapa titik di kecamatan Cibarusah rawan kebakaran.

“Juga, pada musim kemarau ini dampak lain dari kekeringan yakni, warga sangat mudah terserang penyakit infeksi saluran pernafasan atas (ISPA). Data kunjungan pasien ISPA di PKM Ridogalih tercatat 192 di tiga bulan terakhir,” tukasnya.

(Rachmat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!