BPN OKU Selatan Melalui Program PTSL Targetkan 6000 Sertifikat Tanah di Dua Kecamatan OKU Selatan Tahun 2023

banner 120x600

Jadi dari sembilan orang yang memiliki tanah tersebut memang belum memiliki sertifikat, dan saat ini sudah memiliki surat keterangan kepemilikan, untuk saat ini sedang menunggu keputusan BPKH Sumatera Selatan, apakah lahan tersebut masuk hutan kawasan atau tidak, jadi tetap proses kita akan lanjutkan sebagai mana mestinya, kita tunggu proses dan keputusan BPKH Sumatera Selatan atas status lahan tersebut, berharap masyarakat sabar dan sama sama kita tunggu keputusannya, semoga saja segera keluar keputusan status tanah tersebut.

” Memang betul surat keterangan tanah memang sudah di miliki oleh masyarakat namun untuk kelanjutan proses pengadaan tanahnya masih menunggu keputusan terkait status tanah tersebut dari pihak BPKH Sumatera Selatan apakah masuk hutan kawasan atau tidak” tegasnya.

Masih kata Albert Kepala BPN OKU Selatan menyampaikan kepada awak media bahwa di tahun ini kita melaksanakan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Dua Kecamatan terdiri dari 12 Desa, yang menjadi sasaran program tersebut.

Kita berharap masyarakat di dua kecamatan diantara nya Kecamatan Kisam Tinggi ada sembilan desa dan di kecamatan Kisam Ilir 3 desa, total keseluruhan dari dua kecamatan tersebut ada dua belas desa yang mana dari dua kecamatan tersebut akan dapat tercapai target 6000 sertifikat di tahun ini” ujarnya.

Di akhir perbincangannya Albert berharap, agar masyarakat harus dapat merespon program ini dimana program PTSL ini adalah salah satu program pemerintah yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkan sertifikat tanah secara gratis, jadi besaran dana dalam pembuatan sertifikat tanah sesuai keputusan tidak boleh lebih dari 200 ribu rupiah biaya pembuatan sertifikat tanah, untuk tahun ini kita masih fokus terlebih dahulu di dua kecamatan, di tahun selanjutnya bisa jadi di kecamatan lainnya” tutupnya. ( Dral )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!