Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan Pemprov Sumsel: Dorong Perlindungan Pekerja Informal dan Rentan Melalui “Pendekatan Ekosistem”

Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan Pemprov Sumsel: Dorong Perlindungan Pekerja Informal dan Rentan Melalui “Pendekatan Ekosistem”
banner 120x600

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menyambut baik usulan ini dan siap memberikan dukungan penuh dengan bertindak sebagai pendorong (booster) bagi perusahaan-perusahaan melalui kebijakan dan imbauan. Gubernur menegaskan bahwa sosialisasi yang tiada henti sangat dibutuhkan untuk membangun kesadaran masyarakat karena tantangan terbesarnya adalah kurangnya literasi asuransi di sektor informal.

Sebagai putra daerah Sumatera Selatan, Sumarjono Saragih juga menyatakan komitmennya untuk menjadikan Sumsel sebagai pionir atau model percontohan nasional dalam inovasi perlindungan pekerja informal. Beberapa fokus inovasi perlindungan yang dibahas meliputi:
• Sektor Perkebunan & Pertambangan Rakyat: Memperluas cakupan ke petani karet yang 98% kepemilikannya adalah rakyat, hingga pekerja rentan di 23.000 sumur minyak rakyat yang kini dapat didorong perlindungannya melalui payung hukum koperasi.
• Pekerja Perempuan: Sebagai langkah awal, program perlindungan akan menargetkan pekerja perempuan di sektor perkebunan, seperti sawit dan kopi, yang sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap isu sosial dan perlindungan perempuan.

Melalui kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, dan pihak swasta, diharapkan seluruh warga Sumatera Selatan—khususnya para buruh lepas, petani, dan pekerja rentan—dapat memperoleh kepastian perlindungan serta terhindar dari risiko sosial ekonomi di masa depan. (Rill)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!