Hatta Rajasa Sebut Paslon Junaidi-Edwar Sosok Pemimpin Visioner yang Mampu Bawa PALI ke Arah Kemajuan

Tokoh Nasional, Hatta Rajasa saat menghadiri kampanye akbar Paslon Junaidi-Edwar
banner 120x600

PALI, OrbitSumsel – Kampanye akbar yang diadakan di Stadion Gelora November, komplek Pertamina Pendopo, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Kamis, (10/10) dihadiri ribuan masyarakat berkumpul mendengarkan orasi dari pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati PALI nomor urut 03, Junaidi-Edwar.

Suasana semakin meriah dengan kehadiran tokoh nasional, Hatta Rajasa, yang menjadi pusat perhatian di atas panggung.

Hatta, mantan Menteri Koordinator Perekonomian, tak hanya datang untuk mendukung pasangan calon tersebut, tapi juga membawa gagasan besar untuk memajukan PALI melalui pembangunan industri yang berfokus pada hasil sawit dan karet.

Dalam pidatonya, Hatta Rajasa menyebut Junaidi-Edwar sebagai sosok pemimpin visioner yang mampu membawa PALI ke arah kemajuan.

“Ini adalah pemimpin yang dirindukan masyarakat. Junaidi dan Edwar memiliki visi besar untuk membuat PALI lebih sejahtera dan mandiri,” ujar Hatta dengan nada meyakinkan.

Hatta juga menyampaikan bahwa sinkronisasi program-program nasional akan dilakukan untuk memaksimalkan potensi PALI, khususnya di sektor perkebunan dan energi.

“Perkebunan sawit dan karet akan menjadi tulang punggung ekonomi PALI, dan kita akan membangun pabrik-pabrik industri hilir di sini.

Tidak hanya itu, potensi minyak, gas, dan batu bara juga akan disinergikan dengan program nasional,” tambah Hatta, yang mendapat tepuk tangan meriah dari para pendukung.

Industri Berbasis Sumber Daya Lokal untuk PALI Sejahtera

Pasangan Junaidi-Edwar mengusung program pembangunan yang berfokus pada peningkatan ekonomi lokal.

Dengan potensi besar di sektor perkebunan, Junaidi memaparkan rencananya untuk mengembangkan industri hilir sawit dan karet yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat PALI.

“Kita akan memastikan sawit dan karet bukan hanya menjadi produk mentah. Kami akan membangun pabrik pengolahan di PALI sehingga hasil perkebunan kita bisa diolah menjadi produk bernilai tinggi seperti kosmetik dan bahan baku industri,” ujar Junaidi dengan penuh semangat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!