BPBD Kabupaten Bekasi Luncurkan Sistem Informasi Tanggap dan Handal dalam Penanggulangan Bencana

banner 120x600

Muchlis menerangkan, dari aplikasi tersebut masyarakat sebagai pemberi informasi dapat menilai akuntabilitas tindak lanjut laporan tersebut sudah sejauh mana, apakah sudah diverifikasi, dilaksanakan, ataupun sudah diberikan bantuan. Lalu,  masyarakat diminta untuk memberi tanggapannya.

“Terdapat indeks kepuasan masyarakat yang harus kita ukur sebagai bentuk evaluasi kita kedepan atau hal-hal apa yang mungkin masih kurang.  Sehingga masyarakat benar-benar mendapatkan pelayanan yang terbaik dari pemerintah daerah,” terangnya.

Dalam menangani bencana, lanjut Muchlis, tidak hanya menjadi tugas BPBD namun butuh kerjasama atau kolaborasi dari stakeholder juga masyarakat.  Sehingga resiko yang ditimbulkan dari bencana tersebut dapat diminimalisir.

“Untuk jangka panjangnya,  SITANGGUH ini kan berbasis aplikasi maka kita mengundang Diskominfosantik untuk supporting aplikasi tersebut,  Dinas Sosial terkait dapur umum dalam penanganan pengungsi ketika bencana,  kemudian Bapeda agar mendorong kebijakan anggaran sehingga bantaran sungai yang ada dan disinyalir sering terjadi banjir dapat terpasang EWS,” paparnya.

(Rachmat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!